Selamat Datang Di Ruang Belajar Binary.me / Deriv.com - Di Sini Anda akan mendapatkan semua Tips dan Trik Menang Forex Binary - Deriv dari A sampai Z. Puaskan Keinginan Belajar Anda dan Bersiaplah untuk Meraih Mimpi mendapatkan Kebebasan Financial Yang Tidak Terbatas... !!!


 


Tampilkan postingan dengan label Analisis Teknikal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analisis Teknikal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2015

Cara menganalisa dengan Pola Grafik

Pergerakan harga disebabkan karena emosi trader , pemicunya adalah rumor , berita dan kondisi markets . Dari setiap pemicu ini menyebabkan harga bergerak dengan hanya 2 kemungkinan yaitu naik atau turun , dan trader akan bereaksi sama terhadap pemicu yang sama.

Reaksi yang berulang terhadap pemicu ini yang terjadi selama bertahun tahun akhirnya membentuk sebuah pola. Bisa dikatakan pola grafik. Dari setiap pola yang terbentuk ini menghasilkan kecenderunagn yang sama dari sulu sampai sekarang.

Secara garis besar , pola grafik dibagi 3 yaitu :

1. Pola Penerusan Trend

Seperti kita ketahui bahwa sebuah grafik dikatakan trend naik jika harganya bergerak semakin meninggi , dan dikatakan trend turun jika bergerak seakin merendah.

Oleh karena itu pola yang menunjukan bahwa trend akan berlanjut adalah adanya low yang semakin meninggi untuk trend naik dan High yang semakin merendah bagi trend turun

2. Pola Pembalikan Arah

Harga akan balik arah jika sudah tidak bisa bergerak lebih tinggi dari titik tertinggi sebelumnya, atau tidak bisa bergerak lebih rendah lagi dari titik terendah sebelumnya.

Sehingga ketika sebuah grafik tidak bisa bergerak melibihi puncak sebelumnya, maka ini berarti kekuatan untuk bergerak lebih tinggi sudah mulai lemah. Pelemahan ini adalah simbol adanya penguatan dari sisi yang berlawanan. Ketika kekuatan dari sisi yang berlawanan ini membesar dan menenbus batas yang ditetapkan , ini berarti harga balik arah


3. Pola koreksi

Kondisi harga yang menjulang tinggi sekarang ini pada awalnya berada didasar , karena ada orang orang yang mengangkatnya maka harga bergeak meninggi. ketika sudah di atas, market tidak bisa terus bergerak lurus keatas , karena setiap gerakan adalah sebuah kemenangan salah satu pihak., Begitu pula ketika harga berada dipuncak ,ini tidak luput dari perlawanan. 
Oleh karena itu adakalanya market bergerak mundur selangkah untuk melanjutkan 2 langkah.

Penyebab terjadinya koreksi :

1. Aksi ambil untung orang -orang yang berhasil menggerakan market dari dasar. 
2. Keraguan atau Mosi tidak percaya dari beberapa pihak , sehingga sebagian mengundurkan diri . 
3. Perlawanan dari oposisi

Cara Menganalisa Dengan Candlestick

Fungsi dari analisa baik itu secara teknikal atau fundamental adalah menentukan apakah harga akan naik atau turun , akan bergerak searah atau balik arah .


Berdasarkan jenisnya analisa dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Analisa untuk menentukan trend yang akan terjadi , yaitu menganalisa pergerakan harga secara global dan memperkirakan bentuk grafik yang akan terjadi.


2. Analisa untuk menentukan jenis candle yang akan terbentuk , apakah candle bullish atau candle bearish. Artinya hanya membidik 1 candle saja , namun candle yang dibidik ini memiliki jarak yang sama besar dengan sebuah trend . Sehingga biasanya candle yang dibidik itu menggunakan time frame 4 jam ke atas.


Dalam hal menentukan trend yang yang akan terbentuk , peran candlestick hanya sebagi pendukung saja . Yaitu sebagai pemberi signal masuk / entry point, sehingga trader mendapatkan harga terbaik. \


1. Entry Point Trend Naik

Trend naik dapat dideteksi dengan munculnya candle bullish penerusan berbadan panjang setelah grafik membetuk low yang meninggi






hasil nya akan seperti ini..





2. Entry Point Trend turun

Trend turun bisa terdeteksi dengan  munculnya candle bearis penerusan berbadan panjang  setelah grafik membetuk high yg merendah


 
 dan hasil nya



3. Entri poin balik arah naik
Pembalikan arah dari trend turun menjadi trend naik bisa dideteksi oleh munculnya candle hammer atau inverted hamer serta candle reversal di area oversold atau konvergen







hasil nya.


4. Entry Point Balik Arah Turun

Pembalikan arah dari trend naik menjadi trend turun bisa dideteksi dengan munculnya candle shooting star , hanging man dan candle jenis reversal lainnya di area overbought atau konvergen

hasil nya


dalam hal menentukan jenis candle selanjutnya apakah bullish atau bearish , Yang paling berpotensi melanjutkan trend adalah ketika harga baru saja balik arah , atau trend baru di mulai , karena jika trend telah terbentuk maka potensi selanjutnya adalah pelemahan. 

Oleh karena itu untuk membidik candle selanjutnya sebaiknya kita gunakan candle yang mencirikan bahwa harga baru saja balik arah atau tren baru di mulai,dan bentuk candle tersebut seperti ini.